Weton anda jumat wage, tidak cocok baca blog ini... :)
Persis seperti peramal, hobi mantan presiden USA ini kocak banget. Senang mengusap kepala orang lain, tidak tau mungkin ada emasnya di kepala orang pikir dia. Hehe..
Bila nafsu sudah memuncak di ubun-ubun maka seringkali pasangan yang sedang “birahi” tidak lagi memperdulikan untuk melampiaskannya dimanapun dan kapanpun tanpa memperdulikan sekeliling mereka ada yang melihat atau tidak, sebenarnya walaupun manusia tidak ada yang melihat bukankah Tuhan senantiasa melihatnya.
Nah kali ini terselubung berhasil mengabadikan moment yang sebenarnya hanya pantas dilihat untuk kalangan cukup umur alias dewasa, dimana sepasang insan yang dimabuk nafsu tengah melampiaskan hasratnya diatas mobil yang diparkirkan di pinggir sawah. Selamat menikmati hasil pemotretan ini.
Lha, benarkan ketahuan deh kalian, makanya cari tempat yang aman, jangan sembarangan diatas mobil orang lagi diparkir di pinggir sawah dipake mesum, giliran yang punya datang ketahuan deh…
Maafkan aku kalau tulisanku ini mengganggumu. Aku sendiri juga tidak yakin apakah benar menulis surat ini atau tidak. Tapi, kupikr, jika surat ini tidak pernah ada, mungkin tidak akan lagi ada kesempatan. Dengan tulisan ku yang berantakan ini ha.. ha.. kamu menyebutnya cakar ayam, semoga masih bisa terbaca, aku memberanikan diri.
Masih teringat, tiap pagi kamu selalu telat bangun. Sulit sekali untukmu bangun pagi. Sering kali kamu tidak sarapan, langsung saja berangkat. Lihat saja, badan kamu jadi kurus begitu. Tahukah kamu? Aku sangat sedih. Aku bertekad berbuat sesuatu untukmu. Tiap pagi aku akan bangun pagi-pagi, aku akan teriak terus sampai kamu bangun. Sering kali, tenggorokanku sakit, suaraku hilang, tapi aku tetap berusaha teriak sampai kamu bangun. Sekarang mungkin kamu harus berjuang sendiri, maafkan aku, aku tidak bisa lagi membangunkanmu.
Kata dokter, telurku banyak mengandung protein. Aku begitu bahagia bisa memberikan sesuatu dari diriku untukmu. Memang aku sulit sekali menerima ini, aku begitu sulit bertelur dengan harapan dapat anakku dapat segera menetas. Tapi sepertinya harapan itu tidak akan pernah terwujud. Setidaknya aku bisa melihatmu sehat karena telurku. Aku tidak pernah menyesal, karena aku mengasihimu, aku sangat mengasihmu.
Akhir-akhir ini, aku merasa aneh, daging pada tubuhku terasa membengkak, terutama bagian pahaku. Aku mulai bertanya kapan aku terakhir fitness. Tapi rupanya itu bukan hasil fitnessku selama ini, kamu telah melakukan sesuatu padaku. Seingatku sering kali aku tertusuk jarum yang tajam dan setelah itu, terasa ada carian yang masuk ke tubuhku. Pertama-tama kukira dengan badanku seperti ini, kamu ingin aku jadi atlit binaraga. Aku begitu bahagia, kamu begitu memperhatikanku. Ketika aku diangkut ke truk bersama teman-temanku, aku masih berpikir aku akan pergi ikut turnamen binaraga. Aku begitu bahagia berpikir bisa membawa pulang piala buatmu sampai aku sadar tempat apa yang kami tuju. Aku melihat teman-temanku sudah terkapar, darah mengucur dimana-mana, mereka sudah tidak beryawa. Teriakanku tertahan, Ini bukan gedung turnamen, ini adalah rumah jagal. Akhirnya aku mengerti, ternyata aku disuntik supaya dagingku besar, kamu akan menikmati dagingku. Tapi semua itu sudah terlambat. Aku takut sekali, aku ingin lari keluar tapi aku tak bisa, aku tak berdaya.
Satu-persatu temanku dimasukkan ke dalam sebuah alat yang besar, teriakan mereka begitu menyayat hati. Aku tahu pasti, sebentar lagi aku akan merasakannya. Aku heran, suara teriakan yang begitu keras, tidakkah itu mengganggumu? Mungkin kamu tidak mendegarnya atau lebih tepatnya tidak mau mendengarnya? Bukankah kita sama-sama mahkluk ciptaan Tuhan? Bukankah dulu kita saling mengasihi? Kenapa kamu berubah begitu cepat? Apakah aku benar-benar tidak bermakna di matamu?
Waktuku sudah hampir habis, sebentar lagi akan tiba giliranku. Sudah tidak ada gunanya lagi aku berbicara terlalu banyak. Ketika kamu membaca surat ini, aku sudah tidak ada lagi di dunia ini. Hmm, mungkin juga aku sudah berada dalam perutmu!
Tapi ada satu hal yang aku ingin sekali kamu tahu, bahwa aku masih mengasihmu, saudaraku. Aku doakan semoga kamu bisa hidup bahagia denga kasih. Semoga pengorbananku ini bermakna bagimu. Aku masih terus menantikan hari dimana kita bisa hidup bersama, saling mengasihi. Mungkinkah hari itu akan tiba?
“…..We are the champions, my friends
And we’ll keep on fighting - till the end
We are the champions
We are the champions
No time for losers
Cause we are the champions - of the world…..”
Seketika lagu yang pernah dibawakan oleh queen itu usai, suasana menjadi hening. Tak sedikit pun suara yang terdengar. Tiba -tiba dari arah panggung sang kumendan berpidato dengan lantang.
Kumendan : Assalamualaikum Wr Wb.
Pasukan : Waalaikumsalam Wr Wb.
Kumendan : terima kasih pada Tuhan Yang Maha Kuasa, atas berkah dan rahmahnya kita mampu dipertemukan di tempat ini.
Pasukan : ….
Kumendan : (tiba -tiba berteriak dengan lantang) PASUKANKU !!! PARA PEJUANG YANG TERPILIH !!
Pasukan : (kaget) astaghfirullahhal ‘adzim … kaget ndan !!! dasar kumendan edyann !! –dengan suara lirih–
Kumendan : KALIAN, YANG DIPILIH MELALUI SELEKSI YANG KETAT !!! DAN PROSES YANG LAMA, SEHINGGA MEMBUAT KALIAN MENJADI PEJUANG -PEJUANG YANG TAHAN BANTING TAHAN LAMA DAN KUAT..!!!
Pasukan : beuh si kumendan kek sansak aja dibanting -banting dipecah -pecah –masih dengan suara lirih–
Kumendan : DIHARI YANG DINGIN INI, KALIAN AKAN DILEPAS UNTUK SEGERA MENCARI SEBUAH TELUR, YANG MANA DARIPADA TELUR ITU AKAN MENJADI SOSOK MANUSIA , SEHINGGA NANTINYA DIDALAM JIWANYA TERKANDUNG SEMANGAT JUANG KALIAN, JIWA GAGAH BERANI KALIAN, DAN KEBERANIAN KALIAN !!!
–suara tepuk tangan para pasukan–
Kumendan : MAKA DENGAN INI SAYA KUMENDAN BATALYON INFANTERI INI, MENGUKUHKAN KALIAN SEBAGAI CALON PATRIOT BANGSA, CALON PEMIMPIN BANGSA ATAU CALON MAFIA BANGSA !! PERGILAH PASUKANKU , PERGILAH WAHAI PEMEGANG MASA DEPAN BANGSA !!!
–kembali suara tepuk tangan para pasukan membahana, menggetarkan setiap mahluk disekitarnya–
Kumendan : MESKI , NANTINYA HANYA AKAN ADA SATU DARI KALIAN YANG BERHASIL DAN LOLOS MENDAPATKAN SANG TELUR !! ITU TIDAK MASALAH , JIWA -JIWA KALIAN AKAN SELALU BERSEMAYAM DIDADA PENERUS KALIAN , DAN TIDAK AKAN PERNAH LUNTUR, KECUALI DICUCI OLEH RINSO ATAU WINGS !!
Pasukan : HOOOOIIII!!!! –teriak para pasukan dengan semangat, sambil mengepalkan tangan keatas–
Kumendan : BAGUS , SEMANGAT ITULAH YANG NANTINYA AKAN MENGANTARKAN KALIAN DALAM PERJUANGAN YANG PENUH LIKA LIKU , BAHKAN SAMPAI NANTI KETIKA KALIAN BERHASIL MENJADI MANUSIA !! PUPUKLAH JIWA YANG BERKOBAR - KOBAR , SIMPANLAH KENANGAN AKAN TEMAN -TEMAN KALIAN YANG BERJUANG BERSAMA - SAMA DALAM MENGGAPAI TUJUAN KITA… MENJADI …..???
Pasukan : MANUSIA, NDAN !!!!!
Kumendan : BAGUS, BAGUS SEKALI PARA PASUKANKU !!!!
Setelah itu dengan membawa pistol revolver ditangan kanan sang kumendan bersiap - siap melepas kepergian para pasukannya yang berani. ” DOOOORRRRR……!!! “
Bersamaan dengan suara letusan senjata api sang kumendan para pasukan segera berlari menyerbu kesebuah lorong hitam. Sebuah lorong yang akan mengantarkan mereka untuk menemukan Sang Telur. ———————————————————————-
Hari itu tidak ada satu pun dari satu juta pasukan yang berhasil mendapatkan sang telur. Karena setiap dari mereka akhirnya tewas dalam sebuah tempat di pojok ruangan. Yak tepat dikamar mandi itulah setiap pejuang berakhir tragis. Tercecer di lantai kamar mandi, dan sedikit dicelana. Terhapus oleh air keran yang membawa mayat - mayat pasukan spermatozoid ke arah lorong hitam yang lain. Lorong hitam yang mengantar mereka ke got, dan selokan -selokan.
Sudah banyak pasukan yang mati dalam keadaan seperti itu. Dan semua itu hanya karena film - film biru yang beradegakan tubuh sintal dan molek yang bergerak - gerak harmonis secara periodik dengan frekuensi dan intensitas tinggi. Terlihat dari suara yang bergetar teratur, yang semakin meningkat kuantitasnya. Sehingga biasanya berakhir dengan teriakan,” aaaaaaahhhhhhhhhhh……“
–sebuah kisah pendidikan seks tentang nasib jutaan calon -calon manusia yang lenyap karena suatu adegan syur–
Dokumen Rahasia AS yang berencana menyerang Indonesia
Sebuah dokumen berklasifikasi sangat rahasia (TOP SECRET) bocor ke tangan wartawan. Dokumen ini adalah laporan CIA kepada Pentagon yang sebenarnya akan diteruskan ke Gedung Putih.
Menurut dokumen tsb, setelah Irak , Indonesia akan jadi sasaran berikutnya. Tapi intel2 CIA yang lebih dahulu diterjunkan ke Indonesia, menyimpulkan bahwa jika diteruskan maka perang tsb akan menjadi sangat mahal biayanya dan dipastikan AS akan menderita banyak kerugian.
Ini isi dokumen yang telah diterjemahkan unofficial ke dalam Bahasa Indonesia:
———— ——— ——— ——— ——— ——–
Kepada Yth.
Kepala Staf Gabungan
Jenderal Richard Myers
Tembusan: Direktur CIA
Rencana penyerangan ke Indonesia sebaiknya dipertimbangkan lagi mengingat mahalnya biaya yang akan timbul dari peperangan tersebut.
Berikut data-datanya:
Begitu memasuki perairan, Armada ketujuh kita akan dihadang pihak Bea Cukai karena membawa masuk senjata api dan peralatan tanpa surat izin dari pemerintah RI. Ini berarti kita harus menyediakan “uang damai”. Coba hitung berapa besarnya jika peralatan yang dibawa sedemikian banyak.
Kemudian bila kita mendirikan base camp militer , bisa ditebak di sekitar base camp pasti akan banyak dikelilingi tukang bakso, tukang es kelapa, lapak VCD bajakan, sampai obral celana dalam Rp 10.000 dapat 3. Belum terhitung jika pedagang komedi puter juga ikut mangkal di sekitar base camp.
Kemudian kendaraan tempur serta tank-tank lapis baja yang diparkir dekat base camp akan dikenakan retribusi parkir oleh petugas dari dinas perparkiran daerah maupun preman-preman sekitar. Jika dua jam pertama dikenakan Rp 10.000 (tarif untuk orang bule), berapa yang harus dibayar oleh pemerintah AS jika kendaraan harus parkir sebulan atau setahun lebih seperti di Irak sekarang ini.
Belum lagi pengusaha parkir swasta yang bisa melobi Gubernur Fauzi Bowo untuk menaikkan tarif parkir. Lobi itu sangat mulus karena salah satu komisaris di sebuah perusahaan parkir terbesar di Jakarta itu adalah mantan pejabat tinggi.
Belum lagi di sepanjang jalan menuju lokasi base camp kita harus menghadapi para “Pak Ogah” yang berlagak mengatur jalan sambil memungut biaya dari kendaraan yang memutar. Bisa dibayangkan berapa recehan yang harus disiapkan jika harus melakukan operasi tempur menuju pusat-pusat musuh seperti Cilangkap. Dari Tanjung Priok (pelabuhan tempat Kapal induk merapat dan lokasi pasukan mendarat) ke Cilangkap saja ada berapa pertigaan, perempatan dan putaran.
Suatu kerepotan besar jika rombongan pasukan harus berkonvoi. Karena konvoi yang berjalan lambat pasti akan dihampiri para pengamen, dan anak-anak jalanan. Ini berarti harus mengeluarkan recehan lagi.
Belum lagi jika di jalan bertemu polisi bokek, udah pasti kena semprit karena konvoi tanpa izin terlebih dahulu. Bayangkan berapa uang damai yang harus dikeluarkan untuk polantas-polantas itu.
Itu baru polantas Pak Myers. Belum petugas DLLAJ. Anda harus melihat sendiri bagaimana mereka beraksi. Kendaraan2 dan tank2 itu kan belum di kir. Itu pertanda buruk. Setiap kali kir, berapa uang yang harus kita keluarkan untuk
membayar yang resmi dan tidak resmi. Belum lagi kalau mau menyerbu KODAM di daerah lain. Kita harus melewati jembatan Timbang milik DLLAJ. Siapkan saja uang pelicin yang lebih banyak.
Di base camp militer , tentara AS sudah pasti tidak bisa tidur nyenyak, karena banyak nyamuk akibat sangat tidak higienisnya lingkungan sekitar. Ini bisa dibasmi dengan penyemprotan dari dinas kesehatan. Lagi-lagi harus menyiapkan amplop untuk mereka.
Tentara AS juga nggak bisa jauh2 dari peralatan perangnya, karena disekitar base camp sudah mengintai pedagang besi loakan yang siap mempreteli peralatan perang canggih yang kita bawa. Kurang waspada sedikit saja, tank Abrams kebanggaan kita bakal siap dikiloin.
Belum lagi para pencuri kendaraan bermotor yang sudah siap beraksi dengan kunci T-nya bakal merebut jip-jip perang kita yang kalau didempul dan cat ulang bisa dijual ke pasar gelap atau pasar spare part hasil curian ranmor di Cinangka.
Peralatan telekomunikasi kita, yang menjadi alat vital dalam pertempuran, juga harus dijaga ketat, karena bandit kapak merah sudah mengincar peralatan itu.
Di samping itu juga ada aturan wajib lapor kalau bawa tamu jika lebih dari 1 x 24 jam, dan harus izin RT setempat. Belum RW dan kelurahan. Berapa banyak meja yang harus dilalui dengan amplopan.
Membayangkan ini semua, kami mewakili intel CIA di lapangan sepakat untuk meninjau ulang rencana penyerangan ke Indonesia .
Informasi ini saya peroleh dari para pemulung, semoga belum bocor dan belum dibawa ke bengkel.